Lompat ke konten

Idgham Bighunnah

Kata idgham secara bahasa berarti meleburkan atau memasukkan, sedangkan bighunnah berarti dengan dengung. Dalam ilmu tajwid, Idgham Bighunnah adalah hukum bacaan ketika nun mati (نْ) atau tanwin (ــًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu dengan salah satu huruf “yamaun” (ي, م, و, ن).

Pada hukum ini, bunyi nun mati atau tanwin melebur ke dalam huruf sesudahnya dan dibaca dengan dengung (ghunnah) sepanjang dua harakat.

Huruf-huruf Idgham Bighunnah

Ada empat huruf:

  1. ي (ya)
  2. ن (nun)
  3. م (mim)
  4. و (wau)

Cara Membaca Idgham Bighunnah

  1. Ketika ada nun mati atau tanwin bertemu huruf ي, ن, م, atau و, maka bunyinya dilebur ke huruf sesudahnya.
  2. Bacaan disertai dengung (suara samar dari hidung) selama dua harakat.
  3. Tidak dibaca jelas seperti Idzhar, tapi tidak juga samar seperti Ikhfa.

Contoh Idgham Bighunnah dalam Al-Qur’an

  1. مَن يَقُولُ (QS. Al-Baqarah: 8)
    → nun mati bertemu ي.
  2. غَفُورٌ رَحِيمٌ (QS. Al-Baqarah: 173)
    → tanwin bertemu ر, tapi ini masuk Idgham Bila Ghunnah (tanpa dengung).
  3. سَمِيعٌ مُّبِينٌ (QS. An-Nisa: 148)
    → tanwin bertemu م.
  4. يَوْمَئِذٍ وَاقِعَةٌ (QS. Al-Waqi’ah: 56)
    → tanwin bertemu و.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *