Lompat ke konten

Tafsir Al-Munir jilid 12

📖 Ringkasan Isi Tafsir Al-Munir Jilid 12

Kitab ini mencakup tafsir juz 22, yaitu dari Surah Ar-Rum hingga Surah Saba’.

  1. Metodologi Tafsir

Menggabungkan tafsir bi al-ma’tsur (riwayat sahih) dan bi al-ra’yi (ijtihad dengan kaidah syar’i).

Memuat asbab al-nuzul, analisis bahasa, qira’at, balaghah, serta hukum fiqh, aqidah, dan akhlak.

Menolak kisah-kisah lemah/Israiliyyat.

  1. Surah Ar-Rum

Ramalan kemenangan Romawi atas Persia sebagai bukti kebenaran wahyu.

Tanda-tanda kebesaran Allah dalam penciptaan manusia, langit, bumi, dan perbedaan bahasa serta warna kulit.

Dalil keesaan Allah melalui fenomena alam.

Penegasan tentang hari kebangkitan dan balasan amal.

  1. Surah Luqman

Kisah nasihat Luqman kepada anaknya: tauhid, shalat, sabar, rendah hati, dan larangan sombong.

Dalil keesaan Allah melalui penciptaan langit, bumi, dan hujan.

Peringatan tentang tipu daya dunia dan pentingnya syukur.

  1. Surah As-Sajdah

Al-Qur’an sebagai kebenaran, bukan buatan manusia.

Penciptaan manusia dari tanah, perkembangan janin, hingga tiupan ruh.

Gambaran siksa neraka dan nikmat surga.

Perintah untuk bersabar dan berpegang pada wahyu.

  1. Surah Al-Ahzab

Hukum adopsi dalam Islam (penghapusan status anak angkat seperti anak kandung).

Kisah perang Khandaq (Ahzab) dan ujian kaum muslimin.

Keteladanan Rasulullah SAW sebagai uswah hasanah.

Hukum istri-istri Nabi, hijab, adab rumah tangga, serta hukum nikah.

Perintah taat kepada Allah, Rasul, dan ulil amri.

  1. Surah Saba’

Kisah kaum Saba’, nikmat besar yang berubah jadi azab karena kufur.

Dalil keesaan Allah melalui pengaturan alam semesta.

Bantahan terhadap kaum musyrik yang mengingkari hari kebangkitan.

Penegasan bahwa Allah Maha Mengetahui segala yang tersembunyi.


👉 Kesimpulan:
Tafsir Jilid 12 menekankan tema tauhid, tanda-tanda kekuasaan Allah, hari kebangkitan, serta nilai akhlak (seperti nasihat Luqman, sabar, syukur, dan rendah hati). Juga dibahas hukum-hukum penting dalam Surah Al-Ahzab (pernikahan, hijab, dan status anak angkat). Kisah kaum Saba’ menjadi peringatan akan akibat kufur nikmat.

https://drive.google.com/file/d/19wn6I6ogCdFyCDasEx_3ISuWFml1OZy2/view?usp=drivesdk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *